Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Oktober 2022

Pendidikan



            Mencari ilmu bukanlah hal yang mudah. Terkadang kita membutuhkan banyak motivasi, salah satunya dengan membaca cerpen tentang pendidikan.

            Bagi beberapa orang membaca cerpen tentang pendidikan mampu memberikan motivasi yang dapat membangkitkan semangat belajar.

            Cerpen tentang pendidikan sendiri mengandung banyak amanat atau pesan yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

            Berikut adalah cerpen tentang pendidikan yang dapat membangkitkan motivasi belajar.

            Diana merupakan siswa yang sedikit berbeda dengan teman-temannya di kelas. Ia sedikit sulit untuk memahami beberapa materi yang disampaikan oleh gurunya.

            Hal ini membuat Diana dikucilkan, teman-teman bahkan gurunya menganggap Diana sebagai siswa yang bodoh dan memiliki masa depan yang suram.

            Ketika teman dan guru sekolah mengejek kekurangannya, Diana hanya diam. Tak pernah sekalipun dia membalas semua perkataannya.

            Selain ejekan, terkadang Diana juga diperlakukan buruk oleh beberapa temannya. Seperti dikunci di dalam toilet dan lain-lain.

            Tetapi hal ini tidak membuat Diana menyerah. Ia terus berangkat sekolah di setiap harinya. Meskipun Diana tetap kesulitan dalam memahami pelajaran, ia terus masuk sekolah.

            Di rumah pun Diana mencoba untuk memahami segala materi yang ada. Ayah, ibu dan kakaknya selalu memberikan dukungan dan kepercayaan bahwa Diana pasti bisa.

            Hingga saat memasuki pelajaran terakhir, yakni matematika. Semua murid di kelas bersorak karena Diana tidak dapat menyelesaikan soal yang diberikan oleh gurunya.

            Beberapa dari mereka bahkan mengumpat karena melihat Diana yang tidak bisa mengerjakan soal yang bagi mereka sangatlah mudah.

            Mendengar ejekan temannya Diana pun menahan diri untuk tidak menangis. Bahkan sesekali ia melihat gurunya dengan harapan gurunya akan melindungi Diana.

            Tetapi semua itu hanya sebatas harapan Diana. Guru itu mengabaikan perlakuan mereka terhadap Diana.

            Diana pun memutuskan untuk kembali ke tempat duduknya. Dan pelajaran tidak jadi dilanjutkan karena guru merasa situasi di kelas tidak mendukung karena Diana.

            Sepulang sekolah, Diana menceritakan segalanya kepada ayah, ibu dan kakaknya. Mendengar hal itu kakak Diana yang bernama Mayko sangat tidak terima.

            Ayah berulang kali meyakinkan Mayko bahwa semua akan baik-baik saja. Ayah juga mengatakan bahwa mereka hanya perlu memberikan dukungan kepada Diana.

            Setelah mendengar hal itu, Emosi Mayko meredam. Ia tahu, emosi tidak pernah menyelesaikan masalah.

            Akhirnya Ayah, Ibu dan Mayko berusaha untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada Diana. Mayko pun mencoba berbagai metode agar Diana mampu memahami materi.

            Dukungan dan bantuan yang diberikan keluarganya, mampu membuat Diana kembali percaya diri dan terus mencoba setiap metode yang sesuai dengan dirinya.

            Hingga akhirnya Diana, berhasil menemukan cara yang tepat dalam memahami materi. Yakni dengan mendengarkan, memahami, menulis, dan mengulang materi dengan lisannya.

            Cara yang cukup menguras waktu namun sangat sesuai dengan gaya belajar Diana. Setelah menemukan cara ini, Diana pun bekerja keras untuk mengejar ketertinggalannya.

            Semua usaha Diana pun terbayar dengan impas. Diana berhasil masuk 10 besar di kelasnya. Dan membungkam semua orang yang pernah mengejeknya.

            Dari hal yang telah Diana alami, Diana percaya bahwa kita harus selalu berusaha dengan cara kita tanpa menghiraukan omongan orang lain yang tidak tahu usaha kita.

            Diana percaya, ini menjadi awal bagi Diana untuk meraih mimpi-mimpinya. Meskipun banyak hal yang tidak mudah untuk dilalui, namun bukan berarti Diana menyerah.

            Diana akan terus menuntut ilmu berapapun sulit Diana memahami banyak hal, karena siapapun yang mau berusaha pasti akan menemukan jalannya.

Minggu, 09 Oktober 2022

Pendidikan

 


Untuk mengevaluasi hasil dari penyampaian materi yang telah disampaikan oleh tenaga pendidik, biasanya mereka akan memberikan tugas kepada peserta didiknya. Salah satu contohnya adalah mereka meminta peserta didik untuk membuat contoh essay Pendidikan.

Contoh tugas semacam ini biasanya didapat dari mata pelajaran bahasa Indonesia, namun tidak menutup kemungkinan tenaga pendidik dengan mata pelajarana atau mata kuliah lain memberikan tugas yang serupa.

Sebagai peserta didik, biasanya kita kurang begitu memahami tentang tugas-tugas yang telah diberikan oleh tenaga pendidik. Maka dari itulah barangkali, artikel ini akan membantu anda dalam menyelesaikan tugas seperti contoh, essay pendidikan.

Sebelum masuk dalam penjabaran bagaimana essay Pendidikan ini. Mari kita ulas pengertian dari essay. Menurut KBBI essay memiliki pengertian yakni, karangan prosa yang membahas suatu masalah sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Biasanya essay bersifat subjektif, sebab penulisannya didasarkan pada sudut pandang penulis dan fakta yang ada. Berikut adalah contoh essay pendidikan.

Pendidikan Kunci Negara Maju

Salah satu pondasi yang harus ada dalam proses kemajuan bangsa ialah pendidikan. Semakin maju suatu negara, menandakan bahwa kualitas Pendidikan di dalamnya juga memiliki kualitas yang dapat dikatakan sangat baik. Di negara Indonesia sendiri, Pendidikan merupakan hal yang penting. Di tengah-tengah proses merubah sebutan negara berkembang menjadi negara maju, pemerintah Indonesia berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki kualitas Pendidikan di Indonesia. Bahkan tujuan Pendidikan telah disebutkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, yakni Nomor 20 tahun 2003 pasal 3 yang berisi:

“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

Dalam mewujudkan tujuan ini, diperlukan kerja sama yang baik antara tenaga pendidik, pemerintah, lingkungan sekitar dan tentunya peserta didik agar tercipta situasi yang kondusif dimana peserta didik akan dengan mudah menerima dan menerapkan setiap ilmu yang diberikan oleh tenaga pendidik. Adanya fasilitas yang memadai dari pemerintah pun sangat membantu proses pembelajaran.

Namun sayangnya, dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar masih saja terjadi ketimpangan antara sekolah satu dengan lainnya. Bahkan tak sedikit sekolahan yang masih memiliki fasilitas yang kurang memadai dan juga tenaga pendidik yang terbilang berlum cukup mumpuni.

Meskipun akhirnya fakta di lapangan mengatakan bahwa masih banyak hal yang perlu dibenahi demi tercapainya kualitas pendidikan yang baik, bukan berarti kita sebagai masyarakat Indonesia hanya berdiam diri tanpa melakukan suatu inovasi untuk menutupi setiap celah kekurangan yang ada.

 

Seperti misalnya, tenaga pendidik yang terus berupaya untuk memberikan inovasi dan kreativitasnya dalam menyampaikan materi agar peserta didik dapat dengan mudah memahami dan juga menguasai materi. Biasanya hal ini dimulai dengan melakukan pengelompokan kelas berdasarkan kecerdasan anak. Pengelompokan ini dilakukan agar tenaga pendidik dapat dengan mudah menyampaikan materi sesuai dengan daya tangkap peserta didik di setiap kelasnya. Disamping itu beberapa sekolah yang menerapkan metode ini pun telah membuktikan bahwa terdapat perkembangan yang signifikan dengan adanya pengelompokkan kelas ini. Mereka dapat berkembang sesuai dengan menemukan gaya belajar yang didasarkan pada kebiasaan-kebiasaan mereka, sebab pada dasarnya kecerdasan merupakan suatu hal yang bisa di rubah dan juga di latih.