Rabu, 05 Oktober 2022

Cinta Pertama



Banyak yang beranggapan bahwa cinta pertama merupakan suatu kisah yang sulit untuk dilupakan. Ada yang berakhir hingga akhir hayat dan ada pula yang hanya menjadi kisah bertepuk sebelah tangan. Untuk mengisi hari-harimu dengan kisah cinta, ada baiknya anda membaca cerita pendek cinta pertama yang tentunya pernah anda alami.

Berikut adalah cerita pendek cinta pertama yang akan mengisi waktu luangmu

Sore ini aku kembali duduk di teras rumah sembari menunggu cucuku pulang mengaji. Ya, dia adalah cucu pertama dari anak tunggalku. Anak tunggalku meninggal enam tahun lalu. Tepat saat ia melahirkan cucu pertamaku. Sedangkan suaminya, aku tak tahu ia pergi kemana. Mungkin ia takut untuk menghadapi kenyataan bahwa ia akan merawat anak tanpa seorang istri.

Setibanya cucuku di rumah, ia lekas memelukku dan meminta untuk dibuatkan telur orak-arik. Sejak kecil, aku tidak pernah membiasakan cucuku untuk jajan. Aku mengajarkan kepadanya agar uang-uang yang ia miliki di tabung. Tanpa banyak bertanya dia selalu menuruti apa yang aku katakan. Persis seperti anakku.

Ketika anakku pergi, aku merasa dunia tak adil kepadaku. Menurutku hanya dialah yang aku punya. Semenjak cinta pertama ku pergi menghadap yang maha kuasa, aku hanya memilikinya. Namun, meskipun aku beranggapan dunia tak adil dengan aku yang kehilangan suami dan juga anakku, Tuhan mengirimkan bidadari kecil yang cantik untuk menemani hari tuaku.

Malam pun tiba, rahma cucuku meminta aku membacakan dongeng tentang putri kerajaan yang bertemu dengan cinta pertamanya. Aku pun dengan senang hati bercerita tentang kisah yang ia minta. Meskipun tokoh aslinya bukanlah seorang putri kerajaan dan pangeran berkuda putih, namun paling tidak aku masih ingat tentang bagaimana pertama kali kedua orang itu bertemu dan menyimpan rasa.

Reni, putri kerajaan yang sangat rajin dan patuh. Selain itu ia merupakan putri tercantik di seluruh wilayah yang dipimpin oleh ayahnya. Banyak pemuda yang mengantri untuk mempersunting putri Reni.

Namun, bahkan tak satupun pemuda yang mampu meluluhkan hati putri Reni. Meskipun putri Reni adalah orang yang sangat rendah hati juga ramah. Ternyata putri Reni sangat sulit untuk membuka hati bagi pemuda-pemuda yang hendak mempersuntingnya.

Sampai di suatu saat, ketika ia hendak menghadiri acara pesta rakyat. Putri Reni melihat seorang pemuda yang berusaha untuk menyelamatkan kucing yang kedua kakinya tertimpa dahan pohon yang cukup besar.

Tanpa pikir panjang putri Reni langsung membantu pemuda itu. Setelah mereka berhasil menolong kucing itu, putri Reni mengajak pemuda itu untuk mengunjungi pesta rakyat. Rupanya pemuda itu bukanlah pemuda desa wilayah kerajaan ayahnya.

Sepanjang perjalanan, keduanya tak berhenti menyimpulkan senyum di sudut bibir mereka masing-masing. Benar adanya ini adalah cinta pada pandangan pertama sekaligus cinta pertama.

Hari pun mulai gelap. Pemuda itu memutuskan untuk kembali pulang tanpa memberi janji bahwa ia akan kembali bertemu dengan putri Reni atau tidak.

Setelah kejadian itu, kurang lebih tiga bulan tak ada satu pun kabar berita tentangnya. Putri Reni merasa sedih dan beranggapan bahwa cintanya hanyalah kisah yang bertepuk sebelah tangan. Sampai satu ketika, pemuda yang ia cari datang ke kerajaan dan berniat untuk meminang putri Reni.

Kedatangannya itu juga sebagai wujud permintaan maaf untuk putri Reni sebab tak ada satu pun kabar yang ia berikan selama tiga bulan ini. Rupanya pemuda itu mempersiapkan segalanya, mulai dari tempat tinggal, acara dan lain hal-nya.

Melihat hal itu membuat putri Reni tak henti-hentinya mengeluarkan air mata haru. Sebab ini kali pertama bagi dirinya bertemu seorang lelaki yang tak begitu berisik melontarkan rayuan, namun berani mengambil tindakan dengan meminang dirinya.

Saya ingin selalu mencatat apa yang ada di fikiran saya, saya tidak mau itu hilang begitu saja, sehingga saya berharap apa yang sempat saya catat di sini bermanfaat bagi semua.

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :

Terima kasih karena sudah meluangkan waktu untuk berkomentar.
EmoticonEmoticon