Jumat, 24 Juni 2022

Kisah Romantis


 

Malam ini, seperti biasanya sang wanita pelayan kedai itu tetap curi-curi pandang pada seorang pria yang duduk di pojok kedai.

Sang pelayan ingin berkenalan dengan pria itu, tetapi sangat malu untuk berbincang langsung.

“Menyanyilah. Kuputarkan mesin karaoke. Semua pengunjung di kedai kecil ini pasti akan memperhatikanmu, termasuk dia,” kata seorang rekannya.

Dia pun menyetujuinya dan segera mengambil mikrofon.

Benar saja, semua pengunjung kedai memperhatikan sang wanita saat menyanyi.

Semua merasa terhibur, kecuali si pria misterius itu.

Dia masih saja sibuk dengan laptop dan buku di atas mejanya.

Hari-hari berikutnya pun masih sama, sang pria tetap tidak memperhatikan si wanita bernyanyi secara merdu.

Hingga suatu hari, seorang teman pria itu datang.

Si wanita memperhatikan keduanya.

Ternyata, keduanya berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.

Sang wanita kini tahu kenapa si pria tidak memperhatikannya saat bernyanyi.

Merasa jatuh cinta, sang wanita pun mempelajari bahasa isyarat itu selama beberapa minggu Dia membeli beberapa buku dan menonton video berisi pelajaran bahasa isyarat.

Akhirnya, suatu malam, dia kembali bernyanyi untuk pengunjung kedai.

Namun, rekan si pelayan sengaja membuat lampu padam.

Hanya ada dua lampu sorot yang menyorot pria misterius itu dan si wanita.

Sorot cahaya lampu membuat perhatian pria misterius itu teralihkan.

Kini, pandangannya tidak hanya tertuju pada laptop yang berada di atas meja, tetapi juga pada sang wanita.

Sang wanita kini tidak hanya bernyanyi, tetapi juga menerjemahkan setiap liriknya ke dalam bahasa isyarat.

Jari-jarinya mulai menari untuk memberi tahu si pria soal perasaannya.

Dirimu buatku selalu penasaran
Terkadang menjauh, terkadang buatku tersipu
Malu manisnya ucapanmu, membuatku tak menentu, ku tak tahu harus bagaimana
Sungguh kau buatku bertanya-tanya dengan teka-teki teka-tekimu…

Begitulah senandung yang dinyanyikan si wanita sambil menggerakkan jari jemarinya.

Pria misterius itu lalu tersenyum, lalu mengundang si wanita ke mejanya.

Begitulah kisah cinta pria misterius dan si pelayan kedai dimulai.

Saya ingin selalu mencatat apa yang ada di fikiran saya, saya tidak mau itu hilang begitu saja, sehingga saya berharap apa yang sempat saya catat di sini bermanfaat bagi semua.

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :

Terima kasih karena sudah meluangkan waktu untuk berkomentar.
EmoticonEmoticon